← Beranda Saung Hadis
Hadis dari Darimi No. 1237
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ حَدَّثَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ أَنَّهُ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْطِينِي الْعَطَاءَ فَأَقُولُ أَعْطِهِ مَنْ هُوَ أَفْقَرُ إِلَيْهِ مِنِّي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُذْهُ وَمَا آتَاكَ اللَّهُ مِنْ هَذَا الْمَالِ وَأَنْتَ غَيْرُ مُشْرِفٍ وَلَا سَائِلٍ فَخُذْهُ وَمَا لَا فَلَا تُتْبِعْهُ نَفْسَكَ أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ عَنْ شُعَيْبِ بْنِ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَ أَنَّ حُوَيْطِبَ بْنَ عَبْدِ الْعُزَّى أَخْبَرَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ السَّعْدِيِّ أَخْبَرَهُ عَنْ عُمَرَ بِنَحْوِهِ أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ ابْنِ السَّعْدِيِّ قَالَ اسْتَعْمَلَنِي عُمَرُ فَذَكَرَ نَحْوًا مِنْهُ
Terjemahan
Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Shalih] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Al Laits] telah menceritakan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim] bahwa ia berkata, [Abdullah] berkata, aku mendengar [Umar bin Al Khathab] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberiku sebuah pemberian, kemudian aku katakan, "Berikanlah kepada orang yang lebih membutuhkannya dariku. Lalu beliau berkata: "Ambillah apa yang Allah berikan kepadamu dari harta ini, sesuatu yang engkau tidak mengharapkan dan tidak memintanya, ambillah! Dan apa yang tidak demikian maka janganlah engkau perturutkan dirimu." Telah mengabarkan kepada kami [Al Hakam bin Nafi'] dari [Syu'aib bin Abu Hamzah] dari [Az Zuhri] telah menceritakan kepadaku [As Sa`ib bin Yazid] bahwa [Huwaithib bin Abdul 'Uzza] telah mengabarkan kepadanya, bahwa [Abdullah bin As Suddi] telah mengabarkan kepadanya dari [Umar] seperti itu." Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Walid] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Bukair] dari [Busr bin Sa'id] dari [Ibnu As Suddi] ia berkata, " [Umar] mengangkatku sebagai pegawai ….. kemudian ia menyebutkan hadits seperti itu."
Sanad (Rantai Perawi)
- 1. al-Rasūl Muḥammad ﷺ الرسول محمد ﷺ ()
- 2. 'Abdullah bin Shalih 'ابدوللاه بن صاليه ()
- 3. Al -Laits ال -لايث ()
- 4. Yunus يونوس ()
- 5. Ibnu Syihab ()
- 6. Salim ساليم ()
- 7. Abdullah ابدوللاه ()
- 8. Umar bin Al Khathab ومار بن ال خاطاب ()
- 9. Al Hakam bin Nafi' ال هاكام بن نافي' ()
- 10. Syu'aib bin Abu Hamzah شو'ايب بن أبو هامزاه ()
- 11. Az Zuhri ()
- 12. As Saib bin Yazid اس سايب بن يازيد ()
- 13. Huwaithib bin Abdul 'Uzza هوايطيب بن عبد ال 'وززا ()
- 14. Abdullah bin As Suddi ()
- 15. 'Umar 'ومار ()
- 16. Abu Al Walid أبو ال واليد ()
- 17. Al -Laits ال -لايث ()
- 18. Bukair بوكاير ()
- 19. Busr bin Sa'id بوسر بن سا'يد ()
- 20. Ibnu As Suddi ()
- 21. 'Umar ibn al-Khaṭṭāb عمر بن الخطاب ()
Katalog Mukhrij
- Sunan al-Dārimī, No. 1237
Status Hukum
Hadis ini dinilai mawḍū‘ (palsu) menurut para ulama hadis — tidak sah disandarkan kepada Nabi ﷺ. Diriwayatkan dalam Darimi No. 1237. Sanad terdiri dari 21 tingkatan periwayat. Rantai sanad tersambung (muttashil) hingga Rasulullah ﷺ. Periwayat pertamanya (dari kalangan sahabat) adalah Umar. Penilaian ini sejalan dengan pandangan al-Imām al-Albānī; al-Muḥaddithūn (Para Ulama Hadis). Kandungannya: Hadits ini dinilai maudu oleh muhadditsin. Hadits ini maudhu' (palsu), tidak dapat dijadikan dalil karena terindikasi ke….
Penilaian Para Muhaddits
- al-Imām al-Albānī: Maudhu - Hadis ini maudhu (palsu) menurut para ulama hadis. [sumber: belum terverifikasi]
- al-Muḥaddithūn (Para Ulama Hadis): Maudhu - Diriwayatkan dan dinilai maudhu oleh para ulama hadis. [sumber: belum terverifikasi]
Catatan: penilaian tanpa atribusi kitab masih menunggu verifikasi sumber.
Buka versi aplikasi interaktif untuk penilaian terverifikasi, takhrij silang, dan perbandingan matan.
Saung Hadis
Kajian silsilah sanad, takhrij riwayat, dan derajat hadis berdasarkan Kutubut Tis‘ah.
01
7.563 Hadis
01
Ṣaḥīḥ al-Bukhārī
صَحِيحُ البُخَارِيِّ
Al-Imām al-Bukhārī · w. 256 H
Kitab hadis paling otentik dengan standar ketersambungan sanad dan seleksi rawi terketat.
02
7.500 Hadis
02
Ṣaḥīḥ Muslim
صَحِيحُ مُسْلِمٍ
Al-Imām Muslim an-Naisābūrī · w. 261 H
Termahsyur dengan sistematika bab tematik dan komparasi redaksi matan presisi.
03
3.956 Hadis
03
Jāmi‘ at-Tirmidhī
جَامِعُ التِّرْمِذِيِّ
Al-Imām at-Tirmidhī · w. 279 H
Memuat analisis derajat keshahihan hadis dan komparasi pendapat fiqih para ulama.
04
5.274 Hadis
04
Sunan Abī Dāwud
سُنَنُ أَبِي دَاوُدَ
Al-Imām Abū Dāwud as-Sijistānī · w. 275 H
Rujukan utama hadis-hadis hukum syariat dan landasan istinbāṭ para fuqaha.
05
5.758 Hadis
05
Sunan an-Nasā’ī
سُنَنُ النَّسَائِيِّ
Al-Imām an-Nasā’ī · w. 303 H
Sangat teliti dalam menguji cacat tersembunyi sanad (‘illat) dan variasi jalur periwayatan.
06
4.341 Hadis
06
Sunan Ibn Mājah
سُنَنُ ابْنِ مَاجَهْ
Al-Imām Ibn Mājah al-Qazwīnī · w. 273 H
Penutup Kutub as-Sittah dengan faedah matan unik dan susunan bab fiqih yang rapi.
07
1.850 Hadis
07
Muwaṭṭa’ Mālik
مُوَطَّأُ الإِمَامِ مَالِكٍ
Al-Imām Mālik bin Anas · w. 179 H
Kitab hadis tertua yang memadukan transmisi nabawi otentik dengan amalan ahlul Madinah.
08
27.647 Hadis
08
Musnad Aḥmad
مُسْنَدُ الإِمَامِ أَحْمَدَ
Al-Imām Aḥmad bin Ḥanbal · w. 241 H
Ensiklopedi hadis akbar yang dikelompokkan secara komprehensif menurut nama sahabat.
09
3.500 Hadis
09
Sunan ad-Dārimī
سُنَنُ الدَّارِمِيِّ
Al-Imām ad-Dārimī · w. 255 H
Terkenal dengan sanad-sanad ‘ālī (tinggi) serta mukadimah agung seputar adab ilmu.