← Beranda Saung Hadis
Hadis dari Bukhari No. 4523
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَخَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ أَصَابَ النَّاسَ فِيهِ شِدَّةٌ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ لِأَصْحَابِهِ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا مِنْ حَوْلِهِ وَقَالَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ فَأَرْسَلَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ فَسَأَلَهُ فَاجْتَهَدَ يَمِينَهُ مَا فَعَلَ قَالُوا كَذَبَ زَيْدٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مِمَّا قَالُوا شِدَّةٌ حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ تَصْدِيقِي فِي{ إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ }فَدَعَاهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَسْتَغْفِرَ لَهُمْ فَلَوَّوْا رُءُوسَهُمْ وَقَوْلُهُ{ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ }قَالَ كَانُوا رِجَالًا أَجْمَلَ شَيْءٍ
Terjemahan
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Khalid] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] ia berkata; Aku mendengar [Zaid bin Arqam] ia berkata; Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan, saat itu orang-orang tertimpa kesulitan, lalu Abdullah bin Ubbay berkata kepada para sahabatnya, "Janganlah kalian memberikan perbekalan kepada orang-orang yang berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hingga mereka lari daripadanya." Dan ia juga mengatakan, "Jika kita kembali ke Madinah, niscaya orang-orang mulia akan mengeluarkan orang-orang yang hina darinya." Maka aku pun segera menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan kejadian itu. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirim utusan kepada Abdullah bin Ubbay untuk menanyakan hal itu, namun ternyata mereka bersumpah dengan sungguh-sungguh bahwa mereka tidak mengatakannya. Mereka katakan, "Zaid telah mendustai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Sejak itu, maka ungkapan mereka itu begitu menyakitkan hatiku hingga Allah 'azza wajalla membenarkanku dalam ayat, "IDZAA JAA`AKAL MUNAAFIQUUNA." Akhirnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memanggil mereka agar beliau memintakan ampunan bagi mereka, namun mereka memalingkan muka. Firman Allah, "KHUSYUBUM MUSYANNADAH." Yakni, maknanya mereka adalah orang-orang yang paling tampan.
Sanad (Rantai Perawi)
- 1. al-Rasūl Muḥammad ﷺ الرسول محمد ﷺ ()
- 2. Zaid bin Arqam زايد بن ارقام ()
- 3. Abu Ishaq أبو يصاق ()
- 4. Zuhair bin Mu'awiyah زوهاير بن مو'اوياه ()
- 5. 'Amru bin Khalid 'امرو بن خاليد ()
Katalog Mukhrij
- Ṣaḥīḥ al-Bukhārī — Buku Umum: Buku Umum, No. 4523
Status Hukum
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Shahihnya dan memiliki derajat kesahihan tertinggi karena disepakati oleh para ulama hadis secara konsensus (ijma') mengenai keotentikan jalur sanad dan kebenaran matannya.
Penilaian Para Muhaddits
- al-Imām al-Bukhārī: Shahih (Ijma') [sumber: belum terverifikasi]
- al-Muḥaddithūn (Para Ulama Hadis): Shahih [sumber: belum terverifikasi]
- al-Imām al-Albānī: Shahih [sumber: belum terverifikasi]
Catatan: penilaian tanpa atribusi kitab masih menunggu verifikasi sumber.
Buka versi aplikasi interaktif untuk penilaian terverifikasi, takhrij silang, dan perbandingan matan.
Saung Hadis
Kajian silsilah sanad, takhrij riwayat, dan derajat hadis berdasarkan Kutubut Tis‘ah.
01
7.563 Hadis
01
Ṣaḥīḥ al-Bukhārī
صَحِيحُ البُخَارِيِّ
Al-Imām al-Bukhārī · w. 256 H
Kitab hadis paling otentik dengan standar ketersambungan sanad dan seleksi rawi terketat.
02
7.500 Hadis
02
Ṣaḥīḥ Muslim
صَحِيحُ مُسْلِمٍ
Al-Imām Muslim an-Naisābūrī · w. 261 H
Termahsyur dengan sistematika bab tematik dan komparasi redaksi matan presisi.
03
3.956 Hadis
03
Jāmi‘ at-Tirmidhī
جَامِعُ التِّرْمِذِيِّ
Al-Imām at-Tirmidhī · w. 279 H
Memuat analisis derajat keshahihan hadis dan komparasi pendapat fiqih para ulama.
04
5.274 Hadis
04
Sunan Abī Dāwud
سُنَنُ أَبِي دَاوُدَ
Al-Imām Abū Dāwud as-Sijistānī · w. 275 H
Rujukan utama hadis-hadis hukum syariat dan landasan istinbāṭ para fuqaha.
05
5.758 Hadis
05
Sunan an-Nasā’ī
سُنَنُ النَّسَائِيِّ
Al-Imām an-Nasā’ī · w. 303 H
Sangat teliti dalam menguji cacat tersembunyi sanad (‘illat) dan variasi jalur periwayatan.
06
4.341 Hadis
06
Sunan Ibn Mājah
سُنَنُ ابْنِ مَاجَهْ
Al-Imām Ibn Mājah al-Qazwīnī · w. 273 H
Penutup Kutub as-Sittah dengan faedah matan unik dan susunan bab fiqih yang rapi.
07
1.850 Hadis
07
Muwaṭṭa’ Mālik
مُوَطَّأُ الإِمَامِ مَالِكٍ
Al-Imām Mālik bin Anas · w. 179 H
Kitab hadis tertua yang memadukan transmisi nabawi otentik dengan amalan ahlul Madinah.
08
27.647 Hadis
08
Musnad Aḥmad
مُسْنَدُ الإِمَامِ أَحْمَدَ
Al-Imām Aḥmad bin Ḥanbal · w. 241 H
Ensiklopedi hadis akbar yang dikelompokkan secara komprehensif menurut nama sahabat.
09
3.500 Hadis
09
Sunan ad-Dārimī
سُنَنُ الدَّارِمِيِّ
Al-Imām ad-Dārimī · w. 255 H
Terkenal dengan sanad-sanad ‘ālī (tinggi) serta mukadimah agung seputar adab ilmu.